Tampilkan postingan dengan label puisi cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi cinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 April 2010

puisi cinta 2

“hari yang tak kan ku inggkari..

Waktu yang tak kan mungkin aku lupakan..

Pertama kali ssat setangkai bunga indah itu menyentuh tangan ku.

Sesaat setelah kau mengatakan nya..

Terpaku ku bahagia.

Ku ingat ini dan ku kan jalani nya dengan mu..

Sampai saat ini.”


“Hembusan angin dingin sore ini,

dan aku melihat mawar itu d tempat nya,

kering memang, tp harum mawar itu taq pernah mati..

Ia terus harum d hati ku..

Dan saat aku mencium harum nya..

tenang yang ku rasakan

Seperti banyak kupu- kupu d hati ku .

Ini yang dnamakan jatuh cinta??

Ini yang d namakan bahagia karna cinta??

Jika benar kenyataan nya, aku ingin slalu bersama nya, yang memberi mawar indah itu.”

puisi cinta

“ Berdiri d tengah keriuhan orang yang berteduh,

Menunggu..

Dengan hati yang senang namun gelisah,

Akan kah ia datang…??

Hanya bunyi hujan yang kudengar..

Memandang kearah selatan,

berharap menemukan titik hijau..

berharap ada senyum yang menyapa..

tp..

hanya hembusan angin yang menjawab..

tak lelah ku menunggu..

walau hati sudah d rambati gelisah..

aku terus memandang k arah selatan..

akhir nya ku dapati senyum itu..

senyum yang menengkan jiwa ku..







“ aku, hanya mencintai satu orang,

tp mengapa rasa nya seperti selalu jatuh cinta,

apa yang membuat cinta itu terus datang untuk ku??

Apa yang membuat perasaan ini , slalu ingin jatuh cinta?

Aku mencoba berfikir, tp mengapa yang ada hanya kamu.

Hati ku ngilu, lalu aku tersenyum,

Memang kamu yang slalu membuat ku merasaakan cinta itu.

Kamu, cinta ku..